Jumat, 09 November 2012

Separuh Hati




Telah dititipkan padaku …..
Separuh hati tuk ku simpan dan ku jaga dengan sepenuh hati

Namun … di mana pemiliknya kini ku tak lagi tau
Separuh hati titipan itu telah mengkontaminasi hatiku
Dengan virus rindu yang kapan terobati aku pun tak tau

Lalu … jika kabar saja tak pernah memberi
Jika rindu tak pernah mampu terobati
Haruskah pemilik separuh hari itu tetap ku nanti?
Tak sesiapa yang mampu menjawab dengan pasti

Kukembalikan saja separuh hati itu
Sang Penggerak Hati lalu menjadi tujuanku
Karena DIA lah sesungguhnya yang lebih berkuasa menentukan
Ke mana tiap-tiap hati patut dititipkan

Dimanapun kau Tuan …
Separuh hatimu kini lebih aman
Karena telah dalam genggaman DIA yang menciptkaan
Dan kelak hanya pada yang berhak kan diserahkan

Terima kasih untuk "IBH"
Telah memberi pelajaran tuk hidupku
Sebab seperti kau bilang :
"Ketika seseorang menghampiri hidupmu ... Tuhan mengirimnya karna dua alasan ... Memberi pelajaran tuk hidupmu atau menemani sampai akhir hidupmu ..."
Ku tau kini alasan Tuhan mengirimmu untukku 
#rememberthattime@OldHouse


Rabu, 12 September 2012

Dari Kaki Naik Ke Hati

Terinspirasi dari kebutuhan beberapa teman akan alas kaki yang nyaman dengan model yang selalu terdepan atau sesuai keinginan, serta harga yang ramah di kantong.  Maka saya menyambut baik ajakan kerja sama seorang teman untuk bekerja sama dalam memasarkan produk alas kaki buatannya.

Mungkin karena nalurinya yang selalu ingin bersinggungan dengan wanita. Teman saya yang memiliki pabrik di bilangan Balaraja-Tangerang ini ... hanya berkonsentrasi pada pembuatan alas kaki khusus untuk para wanita.


Melihat tongkrongan si empunya pabrik yang juga multi talenta ini bisa jadi para pelanggan yang nota bene ber-genre wanita, nantinya akan memiliki semboyan ... "dari kaki naik ke hati" ... 

So ladies ... nantikan koleksi-koleksinya yang akan terus saya upload melalui blogg saya ini atau facebook https://www.facebook.com/witri.ranum
 

 

Selasa, 28 Agustus 2012

TERUNTUK SESEORANG YANG JAUH DI SANA

Bismillahirrahmanirrahim..

Seandainya kau mau buka tirai disanubarimu..
Kau akan tahu pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya...
Hingga pelabuhan itu jadi rumahmu dan pelabuhan hatimu.

Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi jiwa kita...
Sehingga...

Saat seseorang itu pun hilang begitu saja...
Bayangannya masih ada..
Setangkup harapan agar dia kembali...
Walaupun ada kata2 dan sikapnya yang menyakitkan hati...
Akan selalu ada beribu kata maaf untuknya...

Masih ada beribu penantian walau tak pasti...
Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yang dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain.

Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.
Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia???

Masih ada sejuta asa, sejuta makna..
dan masih ada pijar bintang & mentari yang akan selalu bercahaya dilubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama...

Biarkan cinta itu..
Bermuara dengan sendirinya...
Disaat yang tepat...
Dengan seseorang yang tepat...
Dan dengan pilihan yang tepat...
Hanya dari Allah ,
Disaat dihalalkan_Nya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah..





Note :


Dari millis sebelah