Jumat, 06 Mei 2011

Selamat Ulang Tahun (alm.) Bapak ...


5 Mei ... adalah hari kelahiran (alm.) Bapakku ... tidak ada lagi hadiah yang dapat kuberikan selain doa ....

"Ya Allah ... ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnyak, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka ... Amiiiiiin YRA ..."

Bapak .... bagiku engkaulah lelaki sejati dan figur yang sangat kudambakan di dunia ini.  Engkau cerminan jiwa yang penuh semangat dan cita-cita yang luhur. Kau besarkan aku dengan cinta,kasih sayang dan pengorbanan yang tiada taranya. Bapak, aku bangga padamu!

Senin, 18 April 2011

Ma'af Itu Tak Pernah Salah .....


Dalam kehidupan sehari-hari, sadar atau tidak kita pasti pernah melakukan kesalahan. Dalam presentasi kecil ataupun besar. Pada teman, sahabat, orang tua, guru, bahkan orang yang tak dikenal sekalipun. Biasanya sih, kalau kesalahan dalam skala kecil dan melakukannya dengan tidak sengaja kita sering lupa pada satu hal : meminta maaf.
Maaf, adalah satu kata yang mampu meleburkan kesalahan kita. Kata yang sebenarnya indah tapi sangat sering diabaikan. Dan juga kata yang sangat sulit diucapkan. Entah kenapa sulit sekali untuk mengulurkan tangan serta berpelukan sambil mengucapkan kata maaf. Yang paling sering mempengaruhi adalah gengsi di atas segala-galanya.
Hidup memang beragam bentuk dan warnanya, seperti halnya apa yang ada di dalamnya. Semuanya pelan-pelan akan hancur jika tak ada yang bisa menyeimbangkannya.
Karena keberagaman itulah kita harus sadar posisi dan pandai-pandai membawa diri. Menjaga gengsi kita agar tetap pada tempat dan kadarnya.  Terlalu berlebihan membawa gengsi bisa membuat kita angkuh dan cenderung mau menang sendiri. Sifat inilah yang nantinya akan menghancurkan keberagaman hidup yang beraneka bentuk dan warnanya.
Kesalahan adalah tempat untuk kita belajar dan introspeksi diri. Segala sesuatu pasti dimulai dari salah sebelum kita mencapai kebenaran.
Tapi hal tersebut bukanlah sebagai pembenaran pada kita untuk sengaja melakukan kesalahan. Dalam kesalahan itulah ada celah keindahan yang disebut sebagai proses saling memaafkan. Apapun bentuk dan siapapun yang memulainya terlebih dahulu, memaafkan adalah hal terindah dari sebuah kesalahan. Dan juga hal yang tak pernah salah dalam suatu kesalahan.
Memberi maaf ataupun meminta maaf bukanlah hal yang buruk dalam hidup. Itu adalah hal yang wajar jika kita bisa membiasakannya. Lupakan ego dan gengsi. Tak peduli siapa yang memulai, maaf itu tak pernah salah. Salahkan diri kita yang tak menyadari kehadirannya ketika kita berbuat salah.
Melebur semua ego dan gengsi, berjabat tangan, berpelukan, ah… indahnya jika semuanya berjalan dengan seimbang dan tetap terjaga. Maaf itu tak pernah salah, dan tak ada salahnya kita mulai dari diri sendiri. Semoga selamanya indah dan tetap terjaga…

Rabu, 13 April 2011

NASEHAT SEDERHANA DARI BUNDA

Suatu pagi seorang gadis berkata pada Ibunya:
"Bunda ku sayang.., engkau selalu terlihat cantik, aku ingin sepertimu, beritahulah aku resepnya..."

Dengan tatapan dan senyum, sang bunda pun menjawab dengan perlahan:

"Untuk Bibir yg Menarik, Ucapkanlah hanya perkataan2 yang baik...

Untuk Pipi yang Lesung, Tebarkanlah Senyum Ikhlas mu di manapun engkau berada...

Untuk Mata Indah Menawan, Lihatlah selalu Kebaikan orang lain...siapapun itu

Untuk Tubuh yang Langsing, Sisihkan Makanan mu bagi fakir miskin...

Untuk Jemari Tangan yang Lentik Menawan, Hitunglah Dosa mu, dan Pujianmu untuk Sang Maha Pencipta....

Untuk Wajah Putih Bercahaya, Basuhlah Muka-mu sering2 dengan air yang suci dan bersih yaitu wudhu...

Anakku sayang....
Kecantikan FISIK pasti akan segera pudar oleh waktu, tetapi kecantikan PERILAKU TIDAK akan pernah pudar, meskipun oleh kematian..

CANTIK kanlah hatimu...ia akan terus menerus berpendar2 cahaya-nya...walaupun cantik wajahmu telah lama meredup...

Barakallah fiikum...

(diambil dari millis sebelah)