Tampilkan postingan dengan label Doa dan Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa dan Renungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2014

60 PINTU PAHALA & PELEBUR DOSA

Dan [inilah] suatu permakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin.
Kemudian jika kamu [kaum musyrikin] bertaubat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir [bahwa mereka akan mendapat] siksa yang pedih. (QS. 9:3)

1. TAUBAT
“Barangsiapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya” (HR. Muslim).
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba selama ruh belum sampai ketenggorokan”.
2. MENUNTUT ILMU
“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju surga” (HR. Muslim).
3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH
“Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci di sisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan mereka pun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: “Tentu”, lalu beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Ta`ala.” (HR. At Turmidzi). 
4. BERBUAT YANG MA`RUF DAN
MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN
“Setiap yang ma`ruf adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya” (HR. Bukhari dan Muslim).
5. DAKWAH, MEMBUKA KEBAIKAN
“Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun” (HR. Muslim).
6. AMAR MA`RUF NAHYI MUNKAR
“Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman” (HR. Muslim).
7. MEMBACA AL QUR`AN
“Bacalah Al-Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa`at kepada pembacanya” (HR. Muslim)
8. MEMPELAJARI AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)
9. MENYEBARKAN SALAM
“Kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan tidaklah kalian beriman (sempurna) sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu amalan yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara kalian? (yaitu) sebarkanlah salam” (HR. Muslim)
10. MENCINTAI KARENA ALLAH
“Sesungguhnya Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: ‘Di manakah orang-orang yang mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku’” (HR. Muslim)
11. MEMBESUK ORANG SAKIT
“Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan apabila ia menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga pagi hari, dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga” (HR. Tirmidzi)
12. MEMBANTU MELUNASI HUTANG
“Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat” (HR. Muslim)
13. MENUTUP AIB ORANG LAIN
“Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat” (HR. Muslim)
14. MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI
“Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: “Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya”. (HR. Bukhari dan Muslim)
15. BERAKHLAK BAIK
“Rasulullah SAW ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga, maka beliau menjawab: “Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik” (HR. Tirmidzi)
16. JUJUR
“Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju surga” (HR. Bukhari dan Muslim)
17. MENAHAN MARAH
“Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai” (HR. Tirmidzi)
18. MEMBACA DO`A PENUTUP MAJLIS
“Barangsiapa yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca do`a: “Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Ilah (Tuhan) yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu) melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majlis tersebut” (HR. Tirmidzi)
19. SABAR
“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahannya” (HR. Bukhari)
20. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA
“Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka…! Kemudian ditanyakan: Siapa ya Rasulullah?, beliau bersabda: ‘Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa masuk surga’” (HR. Muslim)
21. BERUSAHA MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN
“Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang berjihad di jalan Allah” dan saya (perawi-pent) mengira beliau berkata: ((Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jenuh, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka” (HR. Bukhari)
22. MENANGGUNG BEBAN HIDUP ANAK YATIM
“Saya dan penanggung beban hidup anak yatim itu di surga seperti begini,” seraya beliau menunjukan kedua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah. (HR. Bukhari)
23. WUDHU`
“Barangsiapa yang berwudhu`, kemudian ia memperbagus wudhu`nya maka keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya” (HR. Muslim)
24. BERSYAHADAT SETELAH BERWUDHU`
Barangsiapa berwudhu` lalu memperbagus wudhu`nya kemudian ia mengucapkan: (Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci,” maka dibukakan baginya pintu-pintu surga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki”. (HR. Muslim)
25. MENGUCAPKAN DO`A SETELAH ADZAN
“Barangsiapa mengucapkan do`a ketika ia mendengar seruan adzan: Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya, maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat” (HR. Bukhari)
26. MEMBANGUN MASJID
“Barangsiapa membangun masjid karena mengharapkan keridhaan Allah maka dibangunkan baginya yang serupa di surga” (HR. Bukhari)
27. BERSIWAK
“Seandainya saya tidak mempersulit umatku niscaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak pada setiap shalat” (HR. Bukhari dan HR. Muslim)
28. BERANGKAT KE MASJID
“Barangsiapa berangkat ke masjid pada waktu pagi atau sore, niscaya Allah mempersiapkan baginya tempat persinggahan di surga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi atau sore” (HR. Bukhari dan Muslim)
29. SHALAT LIMA WAKTU
“Tiada seorang muslim kedatangan waktu shalat fardhu kemudian ia memperbagus wudhu`nya, kekhusyu`annya dan ruku`nya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama ia tidak dilanggar suatu dosa besar. Dan yang demikian itu berlaku sepanjang masa” (HR. Muslim)
30. SHALAT SUBUH DAN ASHAR
“Barangsiapa shalat pada dua waktu pagi dan sore (subuh dan ashar) maka ia masuk surga” (HR. Bukhari)
31. SHALAT JUM`AT
“Barangsiapa berwudhu` lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri shalat Jum`at, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jum`at pada hari itu dengan Jum`at yang lain dan ditambah lagi tiga hari” (HR. Muslim) 
32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUM`AT
“Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedangkan ia berdiri shalat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain ia akan dikabulkan permohonannya” (HR. Bukhari dan Muslim) 
33. MENGIRINGI SHALAT FARDHU DENGAN SHALAT SUNNAT RAWATIB
“Tiada seorang hamba muslim shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat sebagai shalat sunnat selain shalat fardhu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga” (HR. Muslim) 
34. SHALAT DUA RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA (SHALAT TOBAT)
“Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudhu` dengan sempurna kemudian berdiri melakukan shalat 2 rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah mengampuninya” (HR. Abu Daud)
35. SHALAT MALAM
“Shalat yang paling afdhal setelah shalat fardhu adalah shalat malam” (HR. Muslim)
36. SHALAT DHUHA
“Setiap persendian dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan shalat 2 rakaat dhuha” (HR. Muslim)
37. SHALAWAT KEPADA NABI SAW
“Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali maka Allah membalas shalawatnya itu sebanyak 10 kali” (HR. Muslim)
38. PUASA
“Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya karena puasa itu dari neraka selama 70 tahun” (HR. Bukhari)
39. PUASA TIGA HARI PADA SETIAP BULAN
“Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa” (HR. Bukhari dan Muslim)
40. PUASA 6 (ENAM) HARI PADA BULAN SYAWAL
“Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa” (HR. Muslim)
41. PUASA `ARAFAT
“Puasa pada hari `Arafat (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang” (HR. Muslim) 
42. PUASA `ASYURA
“Dan dengan puasa hari `Asyura (10 Muharram) saya berharap kepada Allah dapat melebur dosa-dosa setahun sebelumnya” (HR. Muslim) 
43. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA
“Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun” (HR. Tirmidzi)
44. SHALAT DI MALAM LAILATUL QADR
“Barangsiapa mendirikan shalat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim)
45. SEDEKAH
“Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api” (HR. Tirmidzi) 
46. HAJI DAN UMRAH
“Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga” (HR. Muslim) 
47. BERAMAL SHALIH PADA 10 HARI
BULAN DZULHIJJAH
“Tiada hari-hari, beramal shalih pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: “Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah? Beliau bersabda: “Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu apa pun” (HR. Bukhari)
48. JIHAD DI JALAN ALLAH
“Bersiap siaga satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan tempat pecut salah seorang kalian di surga adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya” (HR. Bukhari)
49. INFAQ DI JALAN ALLAH
“Barangsiapa membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka iapun (juga) termasuk ikut berperang” (HR. Bukhari dan Muslim)
50. MENSHALATI MAYIT DAN MENGIRINGI JENAZAH
“Barangsiapa ikut menyaksikan jenazah sampai dishalatkan maka ia memperoleh pahala satu qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai dikubur maka baginya pahala dua qirat. Lalu dikatakan: “Apakah dua qirat itu?”, beliau menjawab: ‘Seperti dua gunung besar’” (HR. Bukhari)
51. MENJAGA LIDAH DAN KEMALUAN
“Siapa yang menjamin bagiku “sesuatu” antara dua dagunya dan dua selangkangannya, maka aku jamin baginya surga” (HR. Bukhari dan Muslim) 
52. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN
LAA ILAHA ILLALLAH DAN SUBHANALLAH WA BI HAMDIH
“Barangsiapa mengucapkan: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah lahulmulku walahul hamdu wahua ‘alaa kulli syai-in qodir sehari seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari syaithan pada hari itu sampai sore.
Dan tak seorangpun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya”. Dan beliau bersabda: “Barangsiapa mengucapkan Subhanallah wabihamdihi satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan” (HR. Bukhari dan Muslim)
53. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN
“Saya telah melihat seseorang bergelimang di dalam kenikmatan surga dikarenakan ia memotong pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang” (HR. Muslim)
54. MENDIDIK DAN MENGAYOMI ANAK PEREMPUAN
“Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan surga” (HR. Ahmad dengan sanad yang baik)
55. BERBUAT BAIK KEPADA HEWAN
“Ada seseorang melihat seekor anjing yang menjilat-jilat debu karena kehausan maka orang itu mengambil sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga” (HR. Bukhari)
56. MENINGGALKAN PERDEBATAN
“Aku adalah pemimpin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya” (HR. Abu Daud)

58. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN
((Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang para penghuni surga? Mereka berkata: “Tentu wahai Rasulullah”, maka beliau bersabda: “Nabi itu di surga, orang yang jujur di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah maka ia di surga”). (Hadits hasan, riwayat At-Thabrani)
59. KETAATAN SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMINYA
“Apabila seorang perempuan menjaga shalatnya yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga kemaluannya serta menaati suaminya maka ia akan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki” (HR. Ibnu Hibban, hadits shahih)
60. TIDAK MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN
“Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apa pun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk surga” (Hadits shahih, riwayat Ahlus Sunan)

Rabu, 05 November 2014

ANTARA NAFKAH ISTRI DAN UANG BELANJA





Harta isteri adalah harta milik isteri, baik yang dimiliki sejak sebelum menikah, atau pun setelah menikah. Harta istri setelah menikah yang terutama adalah dari suami dalam bentuk nafaqah (nafkah), selain juga mungkin bila isteri itu bekerja atau melakukan usaha yang bersifat bisnis. 

Khusus masalah nafkah, sebenarnya nafkah sendiri merupakan kewajiban suami dalam bentuk harta benda untuk diberikan kepada isteri. Segala kebutuhan hidup istri mulai dari makanan, pakaian dan tempat tinggal, menjadi tanggungan suami. Dengan adanya nafkah inilah kemudian seorang suami memiliki posisi qawam (pemimpin) bagi istrinya, sebagaimana firman Allah SWT:
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. (QS. An-Nisa': 34)

Namun yang seringkali terjadi, sebagian kalangan beranggapan bahwa nafkah suami kepada istri adalah biaya kehidupan rumah tangga atau uang belanja saja. Pemandangan sehari-harinya adalah suami pulang membawa amplop gaji, lalu semua diserahkan kepada isterinya.
Cukup atau tidak cukup, pokoknya ya harus cukup. TInggallah si istri pusing tujuh keliling, bagaimana mengatur dan menyusun anggaran belanja rumah tangga. Kalau istri adalah orang yang hemat dan pandai mengatur pemasukan dan pengeluaran, suami tentu senang.
Yang celaka, kalau istri justru kacau balau dalam memanaje keuangan. Alih-alih mengatur keuangan, yang terjadi justru besar pasak dari pada tiang. Ujung-ujungnya, suami yang pusing tujuh keliling mendapati istrinya pandai membelanjakan uang, plus hobi mengambil kredit, aktif di arisan dan berbagai pemborosan lainnnya.

Padahal kalau kita kembalikan kepada aturan asalnya, yang namanya nafkah itu lebih merupakan ‘gaji’ atau honor dari seorang suami kepada istrinya. Sebagaimana ‘uang jajan’ yang diberikan oleh seorang ayah kepada anaknya.
Adapun kebutuhan rumah tangga, baik untuk makan, pakaian, rumah, listrik, air, sampah dan semuanya, sebenarnya di luar dari nafkah suami kepada istri. Kewajiban mengeluarkan semua biaya itu bukan kewajiban istri, melainkan kewajiban suami.
Kalau suami menitipkan amanah kepada isterinya untuk membayarkan semua biaya itu, boleh-boleh saja. Tetapi tetap saja semua biaya itu belum bisa dikatakan sebagai nafkah buat istri. Sebab yang namanya nafkah buat isteri adalah harta yang sepenuhnya menjadi milik istri.
Kira-kira persis dengan nafkah di awal sebelum terjadinya akad nikah, yaitu mahar atau maskawin. Kita tahu bahwa sebuah pernikahan diawali dengan pemberian mahar atau maskawin. Dan kita tahu bahwa mahar itu setelah diserahkan akan menjadi sepenuhnya milik istri.
Suami sudah tidak boleh lagi meminta mahar itu, karena mahar itu statusnya sudah jadi milik istri. Kalau seandainya istri dengan murah hati lalu memberi sebagian atau seluruhnya harta mahar yang sudah 100% menjadi miliknya kepada suaminya, itu terserah kepada dirinya. Tapi yang harus dipastikan adalah bahwa mahar itu milik istri.

Sekarang bagaimana dengan nafkah buat istri?
Kalau kita mau sedikit cermat, sebenarnya dan pada hakikatnya, yang disebut dengan nafkah buat istri adalah harta yang sepenuhnya diberikan buat istri. Dan kalau sudah menjadi harta milik istri, maka istri tidak punya kewajiban untuk membiayai penyelenggaraan rumah tangga. Nafkah itu ‘bersih’ menjadi hak istri, di luar biaya makan, pakaian, bayar kontrakan rumah dan semua kebutuhan sebuah rumah tangga.

Mungkin Anda heran, kok segitunya ya? Kok matre’ banget sih konsep seorang istri dalam Islam?
Jangan heran dulu, kalau kita selama ini melihat para isteri tidak menuntut nafkah ‘eksklusif’ yang menjadi haknya, jawabnya adalah karena para isteri di negeri kita ini umumnya telah dididik secara baik dan ditekankan untuk punya sifat qana’ah.
Saking mantabnya penanaman sifat qana’ah itu dalam pola pendidikan rumah tangga kita, sampai-sampai mereka, para isteri itu, justru tidak tahu hak-haknya. Sehingga mereka sama sekali tidak mengotak-atik hak-haknya.

Memandang fenomena ini, salah seorang murid di pengajian nyeletuk, “Wah, ustadz, kalau begitu hal ini perlu tetap kita rahasiakan. Jangan sampai istri-istri kita sampai tahu kalau mereka punya hak nafkah seperti itu.”
Yang lain menimpali, “Setuju stadz, kalau sampai istri-istri kita tahu bahwa mereka punya hak seperti itu, kita juga ntar yang repot nih ustadz. Jangan-jangan nanti mereka tidak mau masak, ngepel, nyapu, ngurus rumah dan lainnya, sebab mereka bilang bahwa itu kan tugas dan kewajiban suami. Wah bisa rusak nih kita-kita, ustadz.”
Yang lain lagi menambahi, “Benar ustadz, bini ane malahan sudah tahu tuh masalah ini. Itu semua kesalahan ane juga sih awalnya. Sebab bini ane tuh, ane suruh kuliah di Ma’had A-Hikmah di Jalan Bangka. Rupanya materi pelajarannya memang sama ame nyang ustadz bilang sekarang ini. Cuman bini ane emang nggak tiap hari sih begitu, kalo lagi angot doang.”
“Tapi kalo lagi angot, stadz, bah, ane jadi repot sendiri. Tuh bini kagak mao masak, ane juga nyang musti masak. Juga kagak mau nyuci baju, ya udah terpaksa ane yang nyuciin baju semua anggota keluarga.Wii, pokoknya ane jadi pusing sendiri karena punya bini ngarti syariah.”

Menjawab ‘keluhan’ para suami yang selama ini sudah terlanjur menikmati ketidak-tahuan para isteri atas hak-haknya, kami hanya mengatakan bahwa sebenarnya kita sebagai suami tidak perlu takut. Sebab aturan ini datangnya dari Allah juga. Tidak mungkin Allah berlaku berat sebelah.
Sebab Allah SWT selain menyebutkan tentang hak-hak seorang isteri atas nafkah ‘eksklusif’, juga menyebutkan tentang kewajiban seorang isteri kepada suami. Kewajiban untuk mentaati suami yang boleh dibilang bisa melebihi kewajibannya kepada orang tuanya sendiri.

Padahal kalau dipikir-pikir, seorang anak perempuan yang kita nikahi itu sejak kecil telah dibiayai oleh kedua orang tuanya. Pastilah orang tua itu sudah keluar biaya besar sampai anak perawannya siap dinikahi. Lalu tiba-tiba kita kita datang melamar si anak perawan itu begitu saja, bahkan kadang mas kawinnya cuma seperangkat alat sholat tidak lebih dari nilai seratus ribu perak.
Sudah begitu, dia diwajibkan mengerjakan semua pekerjaan kasar layaknya seorang pembantu rumah tangga, mulai dari shubuh sudah bangun dan memulai semua kegiatan, urusan anak-anak kita serahkan kepada mereka semua, sampai urusan genteng bocor. Sudah capek kerja seharian, eh malamnya masih pula ‘dipakai’ oleh para suaminya.

Jadi sebenarnya wajar dan masuk akal kalau untuk para isteri ada nafkah ‘eksklusif’ di mana mereka dapat hak atas ‘honor’ atau gaji dari semua jasa yang sudah mereka lakukan sehari-hari, di mana uang itu memang sepenuhnya milik isteri. Suami tidak bisa meminta dari uang itu untuk bayar listrik, kontrakan, uang sekolah anak, atau keperluan lainnya. 

Dan kalau isteri itu pandai menabung, anggaplah tiap bulan isteri menerima ‘gaji’ sebesar Rp 1 juta yang utuh tidak diotak-atik, maka pada usia 20 tahun perkawinan, isteri sudah punya harta yang lumayan 20 x 12 = 240 juta rupiah. Lumayan kan?
Nah hartai tu milik isteri 100%, karena itu adalah nafkah dari suami. Kalau suami meninggal dunia dan ada pembagian harta warisan, harta itu tidak boleh ikut dibagi waris. Karena harta itu bukan harta milik suami, tapi harta milik isteri sepenuhnya. Bahkan isteri malah mendapat bagian harta dari milik almarhum suaminya lewat pembagian waris. (eramuslim)

Jumat, 31 Oktober 2014

Sayangnya ALLAH Kepada Wanita

Ada yg bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak Ada pada lelaki.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".

Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

1. Benda yang Mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

2.Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal dunia karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggung- jawabkan terhadap! 4 wanita, yaitu: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggung-jawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita!!

KELEMAHAN WANITA ITU ADALAH:
"Wanita selalu lupa betapa berharga dirinya"

Silakan bagikan.. Semoga Bermanfaat...

Senin, 17 Desember 2012

Wujudkan Niat Anda Ke Tanah Suci


Anda berniat ke Tanah Suci, namum terkendala oleh biaya? Kami membantu mewujudkan niat Anda ke tanah suci
Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami di 087781128697 atau pin BB 295E09C2

Selasa, 28 Agustus 2012

TERUNTUK SESEORANG YANG JAUH DI SANA

Bismillahirrahmanirrahim..

Seandainya kau mau buka tirai disanubarimu..
Kau akan tahu pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya...
Hingga pelabuhan itu jadi rumahmu dan pelabuhan hatimu.

Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi jiwa kita...
Sehingga...

Saat seseorang itu pun hilang begitu saja...
Bayangannya masih ada..
Setangkup harapan agar dia kembali...
Walaupun ada kata2 dan sikapnya yang menyakitkan hati...
Akan selalu ada beribu kata maaf untuknya...

Masih ada beribu penantian walau tak pasti...
Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yang dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain.

Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.
Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia???

Masih ada sejuta asa, sejuta makna..
dan masih ada pijar bintang & mentari yang akan selalu bercahaya dilubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama...

Biarkan cinta itu..
Bermuara dengan sendirinya...
Disaat yang tepat...
Dengan seseorang yang tepat...
Dan dengan pilihan yang tepat...
Hanya dari Allah ,
Disaat dihalalkan_Nya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah..





Note :


Dari millis sebelah

Minggu, 30 Oktober 2011

BENCANA 15 RAMADHAN 2012


Tertarik dengan message dari seorang sahabat dan ingin berbagi untuk renungan kita sekalian. Semoga dilengkapi dengan lebih banyak amalan dan diperbanyakkan pahala untuk mengikis segala dosa agar perjalanan kita ke sana dipermudahkan.

==========================================                                           

Coba lihat kalendar tahun 2012
1 Ramadhan pada tahun 2012 jatuh pada 20 Juli yaitu hari Jumaat, jadi 3 Agustus 2012 bersamaan 15 Ramadan juga jatuh pada hari Jumaat.

Sama dengan satu hadis Nabi SAW tentang huru hara besar yang akan terjadi pada tengah malam pertengahan Ramadhan iaitu hari Jumaat 15 Ramadhan di bumi ini.

Huru hara yang akan mengejutkan semua orang yang sedang tidur...

Satu suara yang amat dahsyat akan kita dengar dari langit, bukan kiamat tetapi huru hara tersebut akan melenyapkan umat manusia di atas muka bumi ini sebanyak 2/3, yang tinggal hanya 1/3 saja.

==========================================                                           


Saya akan menyebutkan beberapa hadits mengenai hal ini yang sebenarnya cukup banyak:

Nu’aim bin Hammad meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Pada bulan Ramadhan terlihat tanda-tanda di langit, seperti tiang yang bersinar, pada bulan Syawwal terjadi malapetaka, pada bulan Dzulqa’idah terjadi kemusnahan, pada bulan Dzulhijjah para jamaah haji dirampok, dan pada Muharram, tahukah apakah Muharram itu?”

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Akan ada suara dahsyat di bulan Ramadhan, huru-hara di bulan Syawwal, konflik antar suku pada bulan Dzulqa’idah, dan pada tahun itu para jamaah haji dirampok dan terjadi pembantaian besar di Mina dimana banyak orang terbunuh dan darah mengalir disana, sedangkan pada saat itu mereka berada di Jumrah Aqabah”.

Beliau juga bersabda:

“Bila telah muncul suara di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawwal…”. 

Kami bertanya: “Suara apakah, ya Rasulullah?” 

Beliau menjawab: “Suara keras di pertengahan bulan Ramadhan, pada malam Jum’at, akan muncul suara keras yang membangunkan orang tidur, menjadikan orang yang berdiri jatuh terduduk, para gadis keluar dari pingitannya, pada malam Jum’at di tahun terjadinya banyak gempa. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh pada hari Jum’at, masuklah kalian ke dalam rumah kalian, tutuplah pintu-pintunya, sumbatlah lubang-lubangnya, dan selimutilah diri kalian, sumbatlah telinga kalian. Jika kalian merasakan adanya suara menggelegar, maka bersujudlah kalian kepada Allah dan ucapkanlah: “Mahasuci Al-Quddus, Mahasuci Al-Quddus, Rabb kami Al-Quddus!”, karena barangsiapa melakukan hal itu akan selamat, tetapi barangsiapa yang tidak melakukan hal itu akan binasa”.


VM Rabolu menulis dalam bukunya, mari kita memperbincangkan tentang Hercolubus, planet merah, yang mana saat ini sedang mendekati bumi.  Ilmuwan,  menurut beberapa versi, bahkan telah menimbangnya dan mengukur garis tengahnya, seolah-olah adalah mainan anak.  Tetapi nyatanya tidak seperti itu.  Hercolubus, atau planet merah adalah lima atau enam kali lebih besar dari Jupiter.  Ini merupakan raksasa sangat besar dan tidak ada yang dapat mengalihkannya.


Bahkan menurut kajian NASA, pada 21-12-2012 satu planet yg yang dikenali planet X akan melintasi bumi.  

Adakah kita semua ni tergolong dalam 1/3 itu?
Adakah peristiwa itu akan berlaku pada 2012??
Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui..

Yang penting kita perbanyak ibadah dan berdoa agar termasuk dlm golongan yg dilindungi Allah. Jika hidup harus berakhir semoga berakhir dalam Islam, membawa iman dan Khusnul Khotimah .

Sabtu, 15 Oktober 2011

TERJUN BEBAS

Saat aku merasa sudah tidak sanggup memikul beban hidupku yang begitu berat, aku memutuskan mengakhiri hidupku dengan melompat dari sebuah gedung lantai 11.

Di lantai 10
Kulihat pasangan yang terkenal sangat harmonis dan saling mencintai sedang bertengkar dan saling memukul satu sama lain.

Di lantai 9
Kulihat Peter yang biasanya kuat dan tabah, sedang menangis

Di lantai 8
Ah Mei memergoki tunangannya sedang bercinta dengan sahabatnya

Di lantai 7
Linda sedang minum obat anti depresi

Di lantai 6
Heng yng pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja tiap hari

Di lantai 5
Mr. Wong yang sangat dihormati public sedng mencoba baju dalam istrinya

Di lantai 4
Rosa bertengkar dengan pacarnya

Di lantai 3
Pak tua sedang duduk di pintu mengharapkan seseorang datang mengunjunginya

Di lantai 2
Lily sedang memandangi foto suaminya yang sudah meniggal 6 bulan yang lalu

Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang.

Setelah kulihat semuanya itu, aku tersadar bahwa ternyata keadaanku sebenarnya tidaklah begitu buruk.

Semua orang yang kulihat tadi sekarang sedang melihatku di lantai 1 ... terkapar ... meregang nyawa ...

Kurasa setelah mereka melihat kondisiku yang sedang menjelang tak bernyawa, mereka akan berpikir bahwa sebenarnya keadaan mereka tidaklah terlalu buruk.

Pesang moral:
Sekarang aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekuatirannya sendiri.  "Bersyukurlah atas dirimu apa adanya ... karena bila kamu membandingkan dirimu dengan orang lain, kamu akan "terkejut" dengan rahasia hidup mereka.

Semua yang terlihat diluar tidaklah selalu sama seperti apa yang dirasakan dari dalam. Cintailah dirimu, walaupun seberapa berat masalah yang menimpamu, karena bagaimanapun keadaannya Anda tetaplah berharga di mata Tuhan dan Anda bisa menjadi alat yang dipakai-NYA untuk memberikan manfaat bagi orang lain.


(Dari millis sebelah)

Kamis, 11 Agustus 2011

Dahsyatnya Hikmah Puasa Bagi Kesehatan

Memasuki ibadah puasa ini, muncul berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan kesehatan seperti : bagaimana bagi yang mempunyai badan lemah? Bagaimana pula dengan yang mempunyai sakit maag, diabetes, jantung dan penyakit berat lainnya? Kemudian apakah benar jikalau berbuka harus makan yang manis-manis?


Ternyata berpuasa sangat dianjurkan baik untuk menjaga kesehatan dan bahkan juga untuk terapi penyembuhan.  Puasa juga sudah diakui menjadi penyembuh terhebat dalam menanggulangi penyakit.


Pengaruh mekanisme puasa terhadap kesehatan jasmani meliputi beberapa aspek kesehatan, diantaranya yaitu :
1)  Memberikan kesempatan istirahat kepada alat pencernaan.  Pada hari-hari ketika tidak sedang berpuasa, alat pencernaan di dalam tubuh bekerja keras, oleh karena itudengan puasa oxigenisasi tak berkutat di perut tapi kepala.  Karena oxigenisasi banyak di perut.
2)  Membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifiikasi).  Saat berpuasa, tubuh di detoks (membersihkan tubuh dari racun dan kotoran).  Saat puasa seluruh cadangan makanan yang ada di tubuh dibakar.
3)  Menambah jumlah sel darah putih.  Sel darah putih berfungsi untuk menangkal serangan penyakit sehingga dengan penambahan sel darah putih, secara otomatis dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
4)  Menyeimbangkan kadar asa dan basa dalam tubuh.
5)  Memperbaiki fungsi organ tubuh.
6)  Meremajakan sel-sel tubuh.  Hati, lambung dan organ vital istirahat pada saat puasa sehingga terjadi regenerasi dari organ dalam dan sel-sel memiliki kesempatan memperbaiki diri (peremajaan sel).
7)  Meningkatkan fungsi organ tubuh.
8)  Menyeimbangkan saraf simpatis dan parasimpatis.
9)  Mengurangi risiko stroke.  Puasa dapat memperbaiki kolestrol yang dapat menyumbat pembuluh darah dalam bentuk atekosklorosis (pengapuran dan pengerasan pembuluh darah).


Berbuka puasa dengan yang manis justru merusak kesehatan?
Dari Anas bin Malik ia berkata : "adalah Rasulullah berbuka degan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau menegeuk air (HR Ahmad dan Abu Dawud).


Rasulullah berbuka dengan kurma.  Kalau tidak ada kurma, beliau berbuka puasa dengan air.  Samakah kurma dengan air? Samakah kurma dengan yang manis-manis? TIDAK.  Kurma adalah karbohidrat kompleks (complex carbohidrat).  Sebaliknya gula yang terdapat dalam makanan dan minuman yang manis-manis yang biasa kita konsumsi sebagai makanan berbuka puasa adalah karbohidrat sederhana (simple carbohydrat).  Kurma dalam kondisi asli justru tidak terlalu manis.  Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi tinggi tapi berkalori rendah sehingga tidak menggemukkan.


Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu untuk diubah tubuh menjadi energi.   Dengan demikian, makanan diperoses pelan-pelan dan tenaga diperoleh sedikit demi sedikit sehingga kita tidak cepat lapar dan energi tersedia dalam waktu lama.  Sebaliknya, karbohidrat ssederhana menyediakan energi sangat cepat, tapi akan cepat sekali habis seingga kita mudah lemas.  Maka, ketika makan sahur, jangan makan  yang banyak mengandung gula, karena kita akan cepat lemas.


Seseorang yang kekurangan zat gizi tertentu sama bahayanya dengan mereka yang kelebihan gizsi tertentu.  Makan yang seimbang baik dalam porsi maupun gizi akan mempengaruhi sususnan saraf pusat dan kondisi biokimia tubuh.  Makan yang seimbang adalah makan yang tidak kekurangan tetapi juga tidak berlebihan, yang disesuaiakn dengan usia, kualitas dan kuantitas gerak serta kondisi tubuh.


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA ....


(dari millis sebelah)

Selasa, 21 Juni 2011

10 ALASAN KENAPA DILARANG BERCINTA DENGAN SUAMI ORANG

1. SI DIA TIDAK AKAN BERANI MEMBUAT SEBARANG KOMITMEN DENGAN KAMU
Seorang lelaki yang tidak bahagia dalam rumah tangganya akan pasti terasa amat gembira dengan kehadiran kamu apatah lagi dia terasa dirinya diberi sepenuh perhatian yang mungkin tidak diperoleh dari isterinya sendiri. Pasti saban masa dia akan melahirkan rasa bahagianya berada di sisi kamu. Ini mungkin kelihatan seperti komitmen terhadap masa depan kamu. Tapi, percayalah itu hanyalah kata-kata manis sekadar untuk mendapatkan cinta kamu saja!

2. SANGGUP MENIPU ISTERINYA
Sikapnya yang tak jujur terhadap isterinya sendiri sudah cukup untuk dijadikan bukti jelas kepada kamu sikap sebenar si dia yang tak jujur. Dia sanggup mencari hiburan di luar rumah apabila mendapati ada masalah atau perkara yang tidak memuaskan hatinya di rumah, tanpa cuba untuk mengatasi masalah itu. Tambahan pula, kamu menjadi punca sebenar si dia menipu kepada isterinya. Ingat, si dia mungkin akan mengulangi sikap menipu ini terhadap kamu apabila kamu berdua menghadapi masalah dalam perhubungan kamu kelak.

3. HUBUNGAN SECARA SULIT
Merahsiakan sesebuah perhubungan itu sememangnya suatu perkara yang meletihkan. Melibatkan diri di dalam perhubungan sulit seperti ini akan membuatkan kamu kehilangan keyakinan diri kerana kamu akan ketinggalan dalam pelbagai aspek perhubungan yang indah. Kamu tidak boleh berjalan berdua-duaan dengan bebas dan bangga. Ini kerana kamu akan sentiasa diselubungi oleh perasaan takut dan bimbang. Takut orang lain terlihat kamu berdua-duaan lalu mengadu kepada isteri si dia. Mati kamu kena serang!

4. LELAKI LEBIH BERUNTUNG
Apa yang dimaksudkan di sini, dia dianggap lebih bertuah dalam masa yang sama tetap mempunyai sebuah keluarga yang akan tetap menyayanginya. Sebaliknya dalam diam kamu pula yang mengalami “kerugian” kerana terpaksa berkongsi kasih dengan keluarganya yang sah. Bayangkan, kamu tidak boleh menemaninya ke majlis-majlis formal kerana sudah pasti dia akan membawa isterinya. Kamu hanyalah sebagai teman di kala ingin mengubat kesunyian atau mencari hiburan jika ada masalah di rumah saja! Kamu kena ingat, mereka boleh berkahwin lebih daripada empat!

5. MAMPUKAH KAMU MENCINTAINYA?
Persoalannya, apakah kamu masih sanggup menersukan perhubungan dengan seorang lelaki yang tidak jujur dan tidak hormat kepada isterinya? Dengan menjalinkan perhubungan secara sulit dengan kamu sudah jelas menunjukkan bahawa dia menganggap perempuan mudah untuk dipikat dan diperlakukan sewenang-wenangnya. Jika dia benar-benar menyayangi dan jujur dengan isterinya, sudah pasti dia sanggup berterus-terang. Alasan untuk tidak melukai hati isterinya bukannya alasan yang kukuh memandangkan dia sememangnya sudah melukai hati isterinya di saat dia menjalinkan hubungan dengan wanita lain!

6. SI DIA AKAN HILANG HORMAT TERHADAP KAMU
Jangan terkejut! Walaupun dia yang jatuh cinta pada kamu dan menarik minat kamu, di dalam hati lelakinya dia pasti akan pandang rendah terhadap wanita seperti kamu yang mudah terpedaya dengan kata-kata lelaki sepertinya. Siapa tahu, mungkin pada awalnya dia sekadar nak “test market” saja. Tak sangka pula kamu benar-benar terpikat. Lelaki pula, mana yang sanggup menolak tuah kan? Dalam keadaan seperti inilah yang selalunya akan timbul soal dipermainkan.

7. PEMUSNAH RUMAH TANGGA ORANG LAIN
Ingat ! Sebagai wanita, kamu seharusnya lebih memahami perasaan dan naluri kaum sejenis kamu. Dengan menjalinkan hubungan dengan suami wanita lain, menunjukkan bahawa kamu tidak menghormati hak kaum kamu sendiri. Bayangkan jika hak kamu diganggu atau cuba dirampas oleh orang lain? Sebaliknya ada pula yang sanggup berkomplot dengan si lelaki untuk menipu isterinya. Ingat, jika hari ini kamu mengambil hak orang lain, tak mustahil orang lain pula akan mengambil hak kamu suatu hari nanti! Renungkan!

8. KAMU MENIPU DIRI SENDIRI
Si dia sentiasa mengucapkan kata-kata manis pada kamu tetapi masih tidak menamatkan perhubungannya dengan isterinya dan pada masa yang sama masih tidak memulakan perhubungan yang sah dengan kamu. Inilah yang dikatakan sebagai “Action that speak louder than words” (pandai cakap tapi buatnya tidak!)

9. BERWASPADALAH DENGAN “BOOMERANG KESALAHAN”
Kebanyakan orang tak kira sama ada wanita tau lelaki mempunyai sikap sukar untuk bertanggungjawab terhadap keputusan dan tindakan yang mereka lakukan secara terburu-buru. Manusia lebih mudah untuk mencari kesalahan orang lain daripada menanggung malu. Jika perbuatan si dia diketahui oleh isterinya atau saudara-mara, jangan terkejut jika dia menyalahkan kamu lalu membuatkan kamu terpaksa menanggung segala derita. Haiiiii Kasih ke mana, sayang ke mana. Tinggal kamu seorang yang menderita !

10. MASA ITU EMAS! DAN KAMU TIDAK SEPATUTNYA MENSIA-SIAKANNYA
Hubungan dengan lelaki yang telah berkahwin boleh berlanjutan selama beberapa tahun. Sedar tak sedar, usia kamu semakin meningkat. Apabila kamu sudah tua baru kamu sedar yang kamu terjerat dan tak boleh melarikan diri lagi. Jika boleh melarikan diri pun, kamu sudah tidak tahu apa yang patut kamu lakukan. Terasa begitu lama kamu mempersiakan zaman muda kamu menjalinkan hubungan yang TAK BERMAKNA!

(dari millis sebelah)