Sabtu, 17 Desember 2011

Resep Hidup Mesra Suami-Istri Ala Rasulullah


Rasulullah adalah sosok suami yang paling mesra terhadap istri-istrinya. Berikut beberapa tips untuk menjaga kemesraan yang dikompilasi dari hadis-hadis dan riwayat yang menceritakan Rasulullah SAW.

1. Suami membukakan pintu untuk istrinya, baik di kendaraan, rumah, maupun yang lain
Istilah yang cukup akrab di telinga kita, yang katanya orang-orang modern ini “Ladies First” ternyata sudah dilakukan Rasulullah sejak berabad-abad yang lalu, disaat kebudayaan lain di dunia menganggap wanita lebih rendah, bahkan diragukan statusnya sebagai “manusia”.http://salimah.or.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif
Dari Anas, dia berkata: “Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi SAW menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut.” (HR Bukhari)

2. Mencium istri ketika pergi dan datang
Sungguh hal yang romantis dan bisa menimbulkan rasa kasih sayang jika kita bisa membiasakan mencium istri/suami ketika hendak bepergian atau baru pulang.
Dari ‘Aisyah ra, bahwa NabiSAW biasa mencium istrinya setelah wudhu’, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi  wudhu’nya.”(HR ‘Abdurrazaq)

3. Makan/minum sepiring/segelas berdua
Dari Aisyah RA, ia berkata : Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam “ (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod)
Dari Aisyah Ra, ia berkata : Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.)
Nabi saw pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit Aisyah.(HR Muslim No. 300)
Bahkan keberkahannya dijamin,
Diriwayatkan Abu Hurairah : “Makanan berdua cukup untuk tiga orang, makanan tiga orang cukup untuk empat orang” ( HR Bukhori (5392) dan Muslim (2058))

4. Suami menyuapi istri
Dari Saad bin Abi Waqosh ra berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : “Dan sesungguhnya jika engkau  memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu“ (HR Bukhori (VI/293) dan Muslim (V/71)

5. Berlemah lembut, melayani/menemani istri yang sedang sakit (memanjakan istri sakit)
Diriwayatkan oleh Aisyah ra, nabi SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)

6. Bersenda gurau dan membangun kemesraan
Aisyah dan Saudah pernah saling melumuri muka dengan makanan. Nabi SAW tertawa melihat mereka. (HR Nasai dengan isnad hasan)
Dari Zaid bin Tsabit berkata tentang Rasulullah : suka bercanda dengan istrinya (HR Bukhari)

7. Menyayangi istri dan melayaninya dengan baik
Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda: Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik diantara kalian ialah yang paling baik terhadap istrinya (HR.Tirmidzi, Ibnu Hibban, hadits hasan shahih).

8. Memberi hadiah
Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata, “Ketika Nabi SAW menikah dengan Ummu Salamah, beliau bersabda kepadanya, Sesungguhnya aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian berenda dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan dikembalikan. Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu.” Ia (Ummu Kultsum) berkata, “Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah SAW, dan hadiah tersebut dikembalikan kepada beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu botol minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salamah.” (HR Ahmad)

9. Tetap romantis walau istri sedang haid
Haid, adalah sesuatu yang alamiah bagi wanita. Berbeda dengan pandangan kaum Yahudi, yang menganggap wanita haid adalah najis besar dan tidak boleh didekati.
Ketika Aisyah sedang haid, Nabi SAW pernah membangunkannya, beliau lalu tidur dipangkuannya dan membaca Al Qur’an (HR Bukhari no 7945)

10. Mengajak istri makan di luar
Mungkin kebanyakan kita, lebih suka pergi bersama teman-teman, meninggalkan istri di rumah. Nah yang ini mungkin familiar, saya suka bilang ama istri “nge-date” yuk! ini bisa membangkitkan romantisme berdua. Menikmati lingkungan disekitar.
Anas mengatakan bahwa tetangga Rasulullah SAW -seorang Persia- pintar sekali membuat masakan gulai. Pada suatu hari dia membuatkan masakan gulai yang enak untuk Rasulullah SAW. Lalu dia datang menemui Rasululiah SAW untuk mengundang makan beliau. Beliau bertanya: “Bagaimana dengan ini? (maksudnya Aisyah).” Orang itu menjawab: “Tidak.” Rasulullah SAW berkata: “(Kalau begitu) aku juga tidak mau.” Orang itu kembali mengundang Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertanya: “Bagaimana dengan ini?” Orang itu menjawab: “Tidak.” Rasulullah kembali berkata: “Kalau begitu, aku juga tidak mau.” Kemudian, orang itu kembali mengundang Rasulullah saw. dan Rasulullah saw. kembali bertanya: “Bagaimana dengan ini?” Pada yang ketiga kalinya ini orang Persia itu mengatakan: “Ya.” Akhirnya mereka bangun dan segera berangkat ke rumah laki-laki itu.” (HR Muslim)

11. Mengajak istri jika hendak ke luar kota.
Biasanya para suami, kalau ada tugas ke luar kota, hal-hal seperti ini dijadikan kesempatan. Tapi tak ada salahnya kalau rejeki kita cukup, kita ajak istri kita pergi juga, tinggal bilang sama bos (syukur-syukur kalau bos mau bayarin hehehe..), kalo saya biasanya biaya sendiri.
Aisyah berkata: “Biasanya Nabi saw. apabila ingin melakukan suatu perjalanan, beliau melakukan undian di antara para istri. Barangsiapa yang keluar nama/nomor undiannya, maka dialah yang ikut pergi bersama Rasulullah saw.’ (HR Bukhari dan Muslim)

12. Menghibur diri bersama istri ke luar rumah (entertainment)
Dari Aisyah, dia berkata: “Pada suatu hari raya orang-orang berkulit hitam mempertontonKan permainan perisai dan lembing. Aku tidak ingat apakah aku yang meminta atau Nabi saw. sendiri yang berkata padaku: ‘Apakah aku ingin melihatnya?’Aku jawab: ‘Ya.’ Lalu beliau menyuruhku berdiri di belakangnya. Pipiku menempel ke pipi beliau. Beliau berkata: ‘Teruskan main kalian, wahai Bani Arfidah (julukan orang-orang Habsyah)!’ Hingga ketika aku sudah merasa bosan beliau bertanya: ‘Apakah kamu sudah puas?’Aku jawab: ‘Ya.’ Beliau berkata: ‘Kalau begitu, pergilah!’” (HR Bukhari dan Muslim)

13. Mencium istri sering-sering
Mencium istri dengan penuh kasih sayang, sangatlah mulia dan romantis. Berbeda dengan ciuman yang dilakukan karena nafsu seperti di film-film yang kebanyakan ada di layar kaca.
Nabi saw sering mencium Aisyah dan itu tidak membatalkan puasa (HR Nasai dalam Sunan Kubra II/204)

14. Suami mengantar istri
Kadang banyak dari kita malas mengantar istri kita bepergian. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika istri saya keluar rumah sendirian, ada masalah di jalan dia kebingungan.
Shafiyyah, istri Nabi SAW, menceritakan bahwa dia datang mengunjungi Rasulullah saw. ketika beliau sedang melakukan i’tikaf pada hari sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. Dia berbicara dekat beliau beberapa saat, kemudian berdiri untuk kembali. Nabi saw. juga ikut berdiri untuk mengantarkannya.” (Dalam satu riwayat492 dikatakan: “Nabi SAW berada di masjid. Di samping beliau ada para istri beliau. Kemudian mereka pergi (pulang). Lantas Nabi saw. berkata kepada Shafiyyah binti Huyay: ‘Jangan terburu-buru, agar aku dapat pulang bersamamu’”) (HR Bukhari dan Muslim)

15. Suami istri berjalan dimalam hari
Duh, so sweet.. Jalan berdua menikmati keindahan alam.
Rasulullah datang pada malam hari, kemudian mengajak aisyah berjalan-jalan dan berbincang-bincang (HR Muslim 2445)

16. Panggilan khusus pada istri
Kadang kita memanggil istri kita, honey, yayank, dan seterusnya, dan seterusnya.. seperti itu pun Rasulullah.
Nabi saw memanggil Aisyah dengan Humairah artinya yang kemerah-merahan pipinya. Rasulullah juga suka memanggil aisyah dg sebutan “aisy/aisyi”, dalam culture arab pemenggalan huruf terakhir menunjukan “panggilan manja/tanda sayang”

17. Memberi sesuatu yang menyenangkan istri
Dari Said bin Yazid, bahwa ada seorang wanita datang menemui Nabi, kemudian Nabi bertanya kepada ‘Aisyah: “Wahai ‘Aisyah, apakah engkau kenal dia?” ‘Aisyah menjawab: “Tidak, wahai Nabi Allah.” Lalu, Nabi bersabda: “Dia itu Qaynah dari Bani Fulan, apakah kamu mau ia bernyanyi untukmu?”, maka bernyanyilah qaynah itu untuk ‘Aisyah. (HR. An Nasa’i, kitab Asyratun Nisa’, no. 74)

18. Memperhatikan perasaan istri
“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar- Rafi’ dari Abu Sa’id Alkhudzri r.a)

19. Segera menemui istri jika tergoda.
Dari Jabir, sesungguhnya Nabi saw pernah melihat wanita, lalu beliau masuk ke tempat Zainab, lalu beliau tumpahkan keinginan beliau kepadanya, lalu keluar dan bersabda, “Wanita, kalau menghadap, ia menghadap dalam rupa setan. Bila seseorang di antara kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu.” (HR Tirmidzi)

20. Berpelukan saat tidur
Tidak saya deskripsikan, soalnya ada yang belum merid lho? (HR Tirmidzi 132)

21. Membantu pekerjaan rumah tangga
Hal inilah yang kadang-kadang masih males. Tapi jika dikerjakan berdua, biasanya jadi tidak berasa, sambil becanda ataupun ngobrol-ngobrol.
Aisyah pernah ditanya: “Apa yang dilakukan Nabi saw. di rumahnya?” Aisyah menjawab: “Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya.” (HR Bukhari)

22. Mengistimewakan istri
Dari Anas, dia berkata: “Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi SAW menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah.” (HR Bukhari)

23. Mendinginkan kemarahan istri dengan mesra
Nabi saw biasa memijit hidung ‘Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, Wahai ‘Aisy, bacalah do’a: ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan.” (HR. Ibnu Sunni)

24. Tiduran di pangkuan istri
Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Nabi SAW biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca al-Qur’an.” (HR ‘Abdurrazaq)

25. Mandi romantis bersama pasangan
Aisyah pernah mandi satu bejana bersama Nabi saw (HR Nasai I/202)

26. Disisir istri
Dari ‘Aisyah ra, ia berkata, “Saya biasa menyisir rambut Rasulullah saw,saat itu saya sedang haidh”.(HR Ahmad)

27. Minum bergantian pada tempat yang sama
Dari ‘Aisyah ra, dia berkata, “Saya biasa minum dari muk yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil muk, lalusaya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya.” (HR ‘Abdurrazaq dan Sa’id bin Manshur)

28. Membelai istri
“Adalah Rasulullah saw tidaklah setiap hari melainkan beliau mesti mengelilingi kami semua (istrinya) seorang demi seorang. Beliau menghampiridan membelai kami dengan tidak mencampuri hingga beliau singgah ke tempat istri yang beliau giliri waktunya, lalu beliau bermalam di tempatnya.” (HR Ahmad)

Dan masih banyak tips lain yang bisa dilakukan sesuai kreatifitas Anda semua.
Nabi saw bersabda, “Yang terbaik di antana kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga/istrinya. Dan saya adalah orang yang paling baik terhadap istri/keluargaku” (HR Tirmidzi).

Semoga bermanfaat. Semoga menjadi keluarga yg sakinah, mawadah, wa rohmah selalu. Amin..

Oleh: Martin Wong (millis sebelah)


Minggu, 30 Oktober 2011

BENCANA 15 RAMADHAN 2012


Tertarik dengan message dari seorang sahabat dan ingin berbagi untuk renungan kita sekalian. Semoga dilengkapi dengan lebih banyak amalan dan diperbanyakkan pahala untuk mengikis segala dosa agar perjalanan kita ke sana dipermudahkan.

==========================================                                           

Coba lihat kalendar tahun 2012
1 Ramadhan pada tahun 2012 jatuh pada 20 Juli yaitu hari Jumaat, jadi 3 Agustus 2012 bersamaan 15 Ramadan juga jatuh pada hari Jumaat.

Sama dengan satu hadis Nabi SAW tentang huru hara besar yang akan terjadi pada tengah malam pertengahan Ramadhan iaitu hari Jumaat 15 Ramadhan di bumi ini.

Huru hara yang akan mengejutkan semua orang yang sedang tidur...

Satu suara yang amat dahsyat akan kita dengar dari langit, bukan kiamat tetapi huru hara tersebut akan melenyapkan umat manusia di atas muka bumi ini sebanyak 2/3, yang tinggal hanya 1/3 saja.

==========================================                                           


Saya akan menyebutkan beberapa hadits mengenai hal ini yang sebenarnya cukup banyak:

Nu’aim bin Hammad meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Pada bulan Ramadhan terlihat tanda-tanda di langit, seperti tiang yang bersinar, pada bulan Syawwal terjadi malapetaka, pada bulan Dzulqa’idah terjadi kemusnahan, pada bulan Dzulhijjah para jamaah haji dirampok, dan pada Muharram, tahukah apakah Muharram itu?”

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Akan ada suara dahsyat di bulan Ramadhan, huru-hara di bulan Syawwal, konflik antar suku pada bulan Dzulqa’idah, dan pada tahun itu para jamaah haji dirampok dan terjadi pembantaian besar di Mina dimana banyak orang terbunuh dan darah mengalir disana, sedangkan pada saat itu mereka berada di Jumrah Aqabah”.

Beliau juga bersabda:

“Bila telah muncul suara di bulan Ramadhan, maka akan terjadi huru-hara di bulan Syawwal…”. 

Kami bertanya: “Suara apakah, ya Rasulullah?” 

Beliau menjawab: “Suara keras di pertengahan bulan Ramadhan, pada malam Jum’at, akan muncul suara keras yang membangunkan orang tidur, menjadikan orang yang berdiri jatuh terduduk, para gadis keluar dari pingitannya, pada malam Jum’at di tahun terjadinya banyak gempa. Jika kalian telah melaksanakan shalat Subuh pada hari Jum’at, masuklah kalian ke dalam rumah kalian, tutuplah pintu-pintunya, sumbatlah lubang-lubangnya, dan selimutilah diri kalian, sumbatlah telinga kalian. Jika kalian merasakan adanya suara menggelegar, maka bersujudlah kalian kepada Allah dan ucapkanlah: “Mahasuci Al-Quddus, Mahasuci Al-Quddus, Rabb kami Al-Quddus!”, karena barangsiapa melakukan hal itu akan selamat, tetapi barangsiapa yang tidak melakukan hal itu akan binasa”.


VM Rabolu menulis dalam bukunya, mari kita memperbincangkan tentang Hercolubus, planet merah, yang mana saat ini sedang mendekati bumi.  Ilmuwan,  menurut beberapa versi, bahkan telah menimbangnya dan mengukur garis tengahnya, seolah-olah adalah mainan anak.  Tetapi nyatanya tidak seperti itu.  Hercolubus, atau planet merah adalah lima atau enam kali lebih besar dari Jupiter.  Ini merupakan raksasa sangat besar dan tidak ada yang dapat mengalihkannya.


Bahkan menurut kajian NASA, pada 21-12-2012 satu planet yg yang dikenali planet X akan melintasi bumi.  

Adakah kita semua ni tergolong dalam 1/3 itu?
Adakah peristiwa itu akan berlaku pada 2012??
Hanya ALLAH yang Maha Mengetahui..

Yang penting kita perbanyak ibadah dan berdoa agar termasuk dlm golongan yg dilindungi Allah. Jika hidup harus berakhir semoga berakhir dalam Islam, membawa iman dan Khusnul Khotimah .

Sabtu, 22 Oktober 2011

PERNIKAHAN YANG BERKAH


Sebuah kisah semoga memberikan inspirsi bagi yang membacanya
Teriakan kencang seorang wanita terdengar dalam sebuah pertengkaran, sementara sang pria hanya diam dan kadang mengeluarkan sedikit jawaban. Tapi tampaknya sedikit jawaban itu cukup ’nyelekit’ buat sang wanita hinga membuatnya melemparkan beberapa kaset tape yang ada didekatnya ke arah sang pria. Ada satu kaset yang tepat mengenai tubuhnya sementara beberapa kaset yang lain dengan tenang ditangkapi oleh pria itu satu per satu. Kemudian sambil menahan marah, sang pria sholat dhuha kemudian berkata ’ma, aku pergi dulu ke kantor. aku minta maaf dan aku sudah ridho denganmu. jangan lupa sholat dhuha juga ya’.
Malamnya saat pria itu pulang kantor dan memutuskan untuk tidur di kamar yang lainnya, demi menghindarkan bentrokan dengan istrinya, pria itu malah menemukan istrinya sudah berdandan cantik siap melakukan ’ritual minta ridho’ yang selalu dilakukan mereka tiap malam. Walau tetap dengan muka cemberut, mencium tangan sang pria dan berkata ’maafin mama ya, papa ridho dengan mama kan?’
Pernikahan mereka tepat tanggal 11 Juni 2008 ini akan berumur 30 tahun. Sang wanita memang masih kadang membuat masalah yang harus dibereskan oleh sang pria, tapi sang wanita itu juga masih selalu menjaga kehormatan sang pria, memanjakannya dan membantunya menaklukan dunia serta selalu membanggakan sang pria yang dianggapnya telah menyelamatkannya dengan membawanya ke jalanNYA. Walau kadang masih suka menggoda sang pria dengan menceritakan, betapa hebatnya pengaruh pesonanya terhadap sang pria dulu, sampai bisa membuat sang pria menolak perjodohan ayah sang pria dengan anak temannya yang sesama kyai di Blitar.
Sang pria juga masih kadang membalas menggoda sang wanita, dengan menceritakan betapa pendeknya rok sang wanita berikut sepatu but tinggi sepaha, sewaktu kuliah dulu di Unibraw. Dan menceritakan betapa kesalnya dengan sang wanita yang selalu terlambat datang, dengan muka tidak bersalah diantarkan dengan mobil jip tentara ayahnya sampai tepat ke depan pintu ruang praktikum, dimana sang pria menjadi asisten dosennya. Dengan bangga juga bercerita tentang keterpaksaan sang pria menurunkan standar nilai, sampai wanita itu bisa mendapatkan nilai A dan mahasiswa lainnya yang sekelas dengan wanita itu jadi ikut menikmati taburan nilai A dan B dulu. Tapi sang pria itu juga bercerita dengan kagum, tentang sang wanita yang pintar mengatur uang dan rumahnya, yang sekarang telah menjadi istri sholehah dan membuat hidupnya lebih berwarna
Dan pada suatu siang, aku menemukan sang pria dan wanita dengan rambut basah keluar dari kamar mandi dengan wajah tersenyum-senyum nakal, seperti anak abg yang tertangkap basah. Mereka menceritakan semua kisah itu kepadaku. Dan kepada Tuan Matahariku, sang pria menceritakan sesuatu nasehat, yang nantinya ternyata ia teruskan kepada adik laki-lakiku saat akan menikah :
’Di seluruh dunia, setiap wanita itu pasti menyusahkan. Semakin cantik seorang wanita, dia akan makin menyusahkan. Itu memang tugasnya sebagai wanita di dunia. Dan tugas sebagai pria di dunia, memang untuk menuntun dan melindungi mereka. Karena betapapun tingginya posisi mereka sebelum menikah, begitu malam pertama selesai, maka norma sosial yang menjadikan mereka sebagai ’warga kelas dua’, sayangnya masih berlaku di negara kita.’
’Bolanya ada di tangan seorang pria. Berikut kewajiban yang menyertai hak ’keistimewaan’ itu. Pria diciptakan dengan hak badan yang jauh lebih kuat, sehingga betapapun besarnya pesona seorang wanita, tetap jadi merupakan kewajiban pria untuk memegang kendali atas pesonanya. Pria diciptakan dengan pikiran yang lebih rasional untuk memimpin wanita, sehingga jadi pihak yang akan dimintai pertanggungan jawaban atasnya nanti di padang mahsyar. Itulah mengapa seribu kali wanita mengatakan ceraipun hukum tidak akan jatuh, kecuali kalau pria melanggar ’taklik sighat’. Tapi begitu pria mengatakan cerai, satu kali saja, maka jatuhlah talak. Maka berhati-hatilah dalam memimpin. Setiap perkataan dan tindakan yang akan diambil tidak akan hanya mempengaruhi satu orang saja, apalagi jika ada kebahagiaan anak-anak yang dipertaruhkan di situ.’
’Selama malamnya wanita itu masih ditiduri, selama permasalahannya tidak bertentangan dengan nilai agama, biarkan dia sekali-kali menang. Tidah akan jatuh kehormatanmu dengan sedikit menundukkan kepala di hadapannya. Wanita diciptakan dengan kebiasaan bertelepati yang membingungkan, tapi pada intinya mereka hanya ingin dipuji, dimengerti, dan dihargai. Dengan memberikan semua gajimu padanya tidak akan serta merta membuatmu rendah, justru malah menaikkan nilaimu di mata istrimu. Hal itu adalah simbolisasi pemberian kehormatannya sebagai ratu di rumahmu, sehingga ia akan memiliki kepercayaan diri untuk bisa membahagiakanmu dan sekaligus menumbuhkan keyakinannya untuk menjaga kehormatanmu sebagai pemimpinnya.’
’Kesimpulannya adalah sebaiknya jadilah pria yang cerdas dalam memilihkan jalan yang bisa membawa kebahagiaan bagi istri, anak, juga dirimu sendiri.’
Itu semua nasehat sang pria. Tapi nasehat sang wanitalah yang membuat aku dan Tuan Matahariku tenang melangkah :
’Saat selesai akad nikah, mulai dari situ dunia barumu dan dirinya akan hanya berdua saja dalam satu perahu yang sama. Semua orang di luar perahumu adalah orang lain, termasuk orang tua dan semua keluarga. Kehormatanmu adalah kehormatannya, begitu juga sebaliknya. Dirimu adalah dirinya. Jangan pernah menceritakan kejelekan istrimu kepada ibumu, agar ia tidak akan menceritakan kurangnya gajimu kepada ayahnya. Karena bagaimanapun, kamu akan tetap jadi anak kesayangan ibumu dan ia akan tetap jadi gadis kecil ayahnya. Ingatlah, itu hanya akan saling mencoreng aib di muka sendiri. Bicarakan saja secara berdua saja semuanya dalam detil. Jangan saling bertelepati.’
’Jangan campur adukkan hal ini dengan kewajibanmu berbakti kepada orang tua. Kalian masih tetap memiliki kewajiban yang sama untuk berbakti kepada orang tua, hanya saja masalahnya adalah orangtuamu tidak berada di perahu penuh cinta yang sama denganmu. Mungkin kemarahanmu akan mereda dengan melihat senyuman istrimu, tapi mungkin senyuman itu tidak akan berpengaruh dengan tanda jelek yang terlanjur kamu sematkan di dahi istrimu pada mata ibumu, saat dalam keadaan marah kau mengadukan kejelekan istrimu. Belalah istrimu di depan ibumu dengan santun, agar istrimu akan dengan suka rela meminta maaf kepada ibumu dan mulai belajar menganggap ibumu sebagai ibunya sendiri. Walau mungkin pada awalnya, ia melakukan itu hanya untuk menyenangkanmu, karena rasa bangganya sebagai istri yang begitu dicintai. Tunggu saja, tak berapa lama kamu pasti akan dapati tatapan hormat dari ayahnya sebagai sesama lelaki, karena ia sudah yakin anak gadisnya berada di bawah perlindungan tangan yang tepat.’
’Teman dalam awal pernikahan mungkin hanya akan menimbulkan masalah, dibandingkan dengan keuntungan dari adanya jaringan pertemanan ini. Rasa aman yang masih belum mantap berdiri tegak di awal pernikahan, akan sedikit berat dalam menghadapi ekses yang mungkin timbul, dalam apapun itu kegiatan sosial sebagai manusia. Jika bisa langsung pulang ke rumah memeluk istrimu, untuk apa menghabiskan waktu di kedai kopi tanpa tujuan?. Buatlah prioritas. Kalau bisa menyenangkannya untuk apa harus membuatnya bersedih?. Bukankan senyumannyalah yang akan terus menumbuhkan cinta di hatimu?.
’Awal perselingkuhan dimulai dari merasa nyaman saat bersama orang lain untuk bercerita. Jadi, semarah apapun dirimu, jangan pernah memutuskan untuk tidak pulang ke rumah malam itu. Jangan pernah memutuskan untuk menceritakan permasalahanmu dengan orang lain, apalagi jika itu teman lain jenis. Selama permasalahanmu tidak ada hubungannya dengan kekerasan fisik atau perbuatan melanggar hukum, jika memang ingin bercerita, bukankah lebih damai menumpahkan semua hasrat di dada kepada Sang Maha Kuasa?. Jangan saling melakukan sesuatu yang tidak disukai untuk orang yang kamu nikahi, karena bukankah dulu dirimu pernah merasa begitu mencintainya, hingga pernah melakukan semuanya hanya untuk menyenangkannya?. Untuk apa menyulut api yang akan membakar perahumu sendiri?.’
Ingatlah setiap pasangan itu kufu’ di mata Allah. Jadi jika yakin menjadi laki-laki baik, maka percayalah dengan janji Allah, bahwa istrimu pasti sebaik dirimu. Berusahalah jadi istri yang baik agar suamimu pasti akan berusaha menjadi yang lebih baik lagi. Jangan lakukan sesuatu yang mengurangi nilaimu di mataNYA, hingga membuatmu tak sepadan dengan pasanganmu. Jika memeluk laki-laki lain akan mengurangi nilaimu di mata Allah, karena suamimu tak menyukainya dan tak melakukannya, sebaiknya dipikirkan lagi untung-rugi kemungkinan konsekuensinya. Lakukan saja tugasmu sebagai manusia yang baik di mata Allah dan biarkan Allah menjalankan hak prerogatifnya. Pasrahkan saja semuanya ke tangan Allah, karena pernikahan akan terlalu melelahkan untuk dijalani, jika harus diisi dengan ketidakpercayaan. Saat engkau rasanya susah untuk mempercayai istrimu, engkau pasti percaya dengan janji Allah kan? jadi itu sudah CUKUP. Allah maha tahu dan maha adil.
Oke, hanya ini yang ingin aku bagi denganmu. ’Bolanya’ ada di tanganmu. I know, semuanya gak akan jadi perjalanan yang mudah. Tapi Cinta memang bukan perkara mudah karena di hati lengkap jadi satu semua rasa sayang sekaligus gairah, kagum sekaligus rasa takut disakiti, rasa ingin melindungi sekaligus egoisme, rasa posesive sekaligus bangga, rasa kebingungan sekaligus keinginan untuk membahagiakannya dan juga rasa ingin menyerah saat semuanya terasa menyedihkan dan gak masuk akal sekaligus rasa untuk selalu kembali mengejarnya saat mengingat semua tentangnya yang membuamu merasa bahagia dan damai.
Semua perasaan itulah yang membentuk Cinta dan justru malah menjadikan seseorang yang membuatmu merasakannya adalah ’The one’. Dan bukankah semua pernikahan juga tak akan mudah?. Jadi, bukankah lebih menyenangkan melewati perjalanan yang memang tidak akan mudah bersama orang yang kita cintai?. Tetaplah dekat dengan Allah dan semuanya insyaAllah akan baik-baik aja. Oh ya, satu lagi. Aku ingin menyampaikan titipan salam dari Sang Pria dan Sang Wanita ’Selamat datang di keluarga, dan selamat berjuang menjadi imam yang terbaik’.